📢 Klaim Promo Cuci AC Mobil 99 Ribu! Klik Disini

Poin-poin Perbedaan Kipas Radiator dan Kipas AC Mobil

Kipas radiator dan kipas AC mobil adalah dua komponen penting dalam sistem pendinginan kendaraan. Meskipun keduanya berfungsi untuk mengatur suhu, perbedaan kipas radiator dan kipas AC mobil sangatlah signifikan.

Agar tak kebingunan saat menggunakan serta melakukan perawatannya, dalam artikel ini kita akan menjelajahi perbedaan-perbedaan tersebut. Yuk, disimak!

Perbedaan Kipas Radiator dan Kipas AC Mobil

Meski sama-sama kipas, ada perbedaan kipas radiator dan kipas AC mobil yang dapat Anda perhatikan dan identifikasi. Berikut adalah beberapa poin perbedaan kipas radiator dan kipas AC mobil:

1. Fungsi dan Lokasi

Salah satu perbedaan kipas radiator dan kipas AC mobil terletak pada fungsi kerjanya serta lokasi keberadaanya.

Kipas radiator terletak di belakang radiator dan berfungsi untuk mendinginkan cairan pendingin yang mengalir melalui radiator.

Tugas utamanya adalah mengatur suhu mesin agar tetap pada level yang aman dan optimal. Kipas radiator bekerja berdasarkan suhu mesin yang dideteksi oleh sensor dan secara otomatis menghidupkan atau mematikannya sesuai kebutuhan.

Kipas AC mobil, di sisi lain, berfungsi dalam sistem pendinginan udara di dalam kabin kendaraan. Kipas ini membantu mengarahkan udara dingin yang dihasilkan oleh sistem AC ke dalam ruang kabin, sehingga penumpang merasakan kesejukan saat berkendara.

Kipas AC mobil biasanya terletak di depan evaporator AC di dalam dashboard mobil.

2. Energi Penggerak

Energi penggerak juga menjadi satu faktor pada perbedaan kipas radiator dan kipas AC mobil.

Kipas radiator dapat dioperasikan dengan menggunakan dua jenis energi penggerak, yaitu mekanis dan listrik.

Pada kendaraan yang lebih tua, kipas radiator umumnya ditenagai oleh sabuk penggerak mesin. Di sisi lain, pada kendaraan modern, kipas radiator sering kali menggunakan motor listrik yang dikendalikan oleh modul elektronik.

Kipas AC mobil biasanya ditenagai oleh motor listrik yang terhubung langsung dengan sistem pendinginan AC.

Motor ini menerima daya dari baterai kendaraan atau sistem kelistrikan mobil. Kipas AC mobil akan aktif saat AC dinyalakan dan akan menghembuskan udara dingin ke ruang kabin.

3. Pengaruh terhadap Performa Mobil

Perbedaan kipas radiator dan kipas AC mobil juga dapat dilihat dari pengaruhnya terhadap performa mobil.

Kipas radiator memiliki peran yang penting dalam menjaga suhu mesin agar tetap stabil. Jika kipas radiator tidak berfungsi dengan baik, mesin dapat mengalami overheat, yang dapat merusak komponen-komponen internal.

Kehadiran kipas radiator yang efisien dan andal sangat penting untuk menjaga performa dan keawetan mesin.

Kipas AC mobil, meskipun tidak memiliki dampak langsung pada performa mesin, berperan penting dalam kenyamanan pengemudi dan penumpang.

Kehadirannya memastikan bahwa sistem pendinginan AC berfungsi dengan baik, sehingga menciptakan lingkungan kabin yang nyaman dan sejuk saat berkendara.

4. Sumber Daya dan Penggunaan

Sumber daya yang digunakan serta penggunaan juga menjadi salah satu perbedaan kipas radiator dan kipas ac mobil.

Kipas radiator umumnya hanya digunakan saat mesin kendaraan dalam kondisi panas, yang berarti kipas ini aktif saat suhu mesin mencapai ambang batas tertentu.

Hal ini disebabkan karena fungsi utama kipas radiator adalah untuk mendinginkan mesin saat suhu meningkat. Sebagai contoh, kipas radiator akan diaktifkan saat kendaraan berhenti dalam kemacetan atau saat suhu eksternal yang tinggi.

Kipas AC mobil umumnya digunakan secara terus-menerus selama pengoperasian AC di dalam kendaraan. Ini karena fungsi kipas AC adalah untuk membantu mengarahkan udara dingin ke ruang kabin.

Kipas AC akan aktif setiap kali AC dinyalakan, dan biasanya memiliki beberapa tingkat kecepatan pengaturan untuk memenuhi kebutuhan kenyamanan penumpang.

5. Pengaturan Kecepatan

Perbedaan kipas radiator dan kipas AC mobil dapat dilihat dari bagaimana pengaturan kecepatannya.

Kipas radiator pada umumnya memiliki pengaturan kecepatan yang tergantung pada suhu mesin. Ketika suhu mesin meningkat, kipas radiator akan berputar lebih cepat untuk mendinginkan mesin dengan lebih efektif.

Ketika suhu mesin sudah mencapai batas yang diinginkan, kecepatan kipas radiator akan berkurang atau bahkan berhenti sepenuhnya untuk menghemat energi.

Kipas AC mobil umumnya memiliki beberapa tingkat kecepatan pengaturan yang dapat dipilih oleh pengemudi atau penumpang.

Hal ini memungkinkan untuk mengatur jumlah udara yang dihembuskan ke dalam kabin dengan lebih fleksibel, tergantung pada preferensi pribadi atau kondisi cuaca.

Beberapa mobil bahkan dilengkapi dengan sistem otomatis yang menyesuaikan kecepatan kipas AC berdasarkan suhu yang terdeteksi di dalam kabin.

Baca Juga: Saat Otomatis AC Mobil Tidak Berfungsi, Yuk Check Komponen Ini!

6. Konfigurasi dan Ukuran

Lalu bagaimana dengan konfigurasi dan ukuran kedua jenis kipas ini? Ya, ternyata perbedaan kipas radiator dan kipas AC mobil dapat dilihat dari dua hal ini.

Kipas radiator umumnya terdiri dari baling-baling yang dipasang di belakang radiator.

Baling-baling ini biasanya lebih besar dan lebih kuat dibandingkan dengan kipas AC mobil, karena tugasnya untuk menggerakkan jumlah udara yang lebih besar dan mendinginkan cairan pendingin dengan efektif.

Kipas radiator seringkali terhubung langsung dengan mekanisme penggerak yang dapat mempengaruhi ukurannya.

Kipas AC mobil umumnya lebih kecil dan lebih ringan dibandingkan dengan kipas radiator.

Ini disesuaikan dengan fungsinya yang bertujuan untuk menghembuskan udara dingin ke dalam ruang kabin dengan tekanan yang cukup, tetapi tidak mempengaruhi sistem pendinginan mesin secara langsung.

Kipas AC mobil biasanya terletak di dalam dashboard mobil dan seringkali memiliki desain yang lebih kompak.

FAQs Perbedaan Kipas Radiator dan Kipas AC Mobil

Jenis kipas AC mobil apa yang lebih baik, kipas dengan baling-baling plastik atau logam?

Wah, ini pertanyaan yang bagus! Masing-masing jenis kipas AC punya kelebihan dan kekurangannya. Kipas dengan baling-baling logam biasanya lebih tahan lama dan kuat, jadi bisa diandalkan dalam jangka panjang.

Tapi, kipas dengan baling-baling plastik umumnya lebih ringan dan lebih senyap saat beroperasi, bikin kabin mobil kamu lebih nyaman. Jadi, pilihan terbaik tergantung pada prioritasmu, apakah kamu lebih mengutamakan daya tahan atau kenyamanan.

Bagaimana cara membersihkan kipas AC mobil?

Membersihkan kipas AC mobil sebenarnya nggak terlalu sulit, tapi memang butuh sedikit ketelitian. Pertama, pastikan mobil dalam keadaan mati dan cabut kunci kontak. Buka kap mesin dan cari blower AC yang biasanya terletak di bawah wiper.

Pakai kuas atau sikat lembut untuk membersihkan debu dan kotoran yang menempel pada baling-baling kipas. Kalau ada kotoran yang membandel, kamu bisa pakai kain lembab atau semprotan pembersih khusus AC.

Setelah bersih, pastikan semua bagian benar-benar kering sebelum dipasang kembali. Jangan lupa juga untuk membersihkan filter AC dan ganti jika sudah terlalu kotor.

Ingat, membersihkan kipas AC secara rutin bisa membantu menjaga performa AC mobil kamu tetap optimal dan udara di dalam kabin tetap segar. Kalau kamu merasa kurang yakin melakukannya sendiri, jangan ragu untuk minta bantuan mekanik profesional, ya!

SHARE THIS POST​

Ingin Reservasi Sekarang?

Halo Domo Lovers 👋, reservasi sekarang juga untuk mendapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin ❤️