📢 Klaim Promo Cuci AC Mobil 99 Ribu! Klik Disini

4 Ciri Mobil Harus Tune Up

Tune up adalah salah satu proses perawatan penting yang harus dilakukan secara teratur untuk menjaga kesehatan dan performa mobil Anda.

Namun, terkadang tanda-tanda bahwa mobil perlu tune up bisa sulit dikenali oleh pemilik mobil.

Nah, melalui artikel ini Dokter Mobil akan membahas tentang ciri-ciri mobil harus tune up untuk menjaga performanya tetap optimal.

Ciri Mobil Harus Tune Up

Berikut adalah 4 (empat) ciri mobil yang harus dilakukan tune up:

1. Suara Mesin Terdengar Kasar

Salah satu tanda mobil perlu tune up adalah ketika suara mesin terdengar kasar atau tidak rata.

Mesin yang berfungsi dengan baik seharusnya berjalan dengan lancar dan hampir tanpa mengeluarkan suara yang mencolok.

Jika Anda mulai mendengar suara mesin yang tidak biasa, seperti suara berdenting atau berdesing yang keras, ini mungkin menjadi indikasi bahwa ada masalah dalam sistem pembakaran atau sistem lainnya yang memerlukan penyesuaian.

2. Terjadi Getaran pada Mobil

Getaran yang tidak biasa pada mobil Anda juga bisa menjadi ciri mobil harus tune up.

Meskipun getaran dapat disebabkan oleh berbagai masalah, seperti tekanan ban yang tidak seimbang atau masalah suspensi, namun apabila getaranberasal dari mesin, maka ini dapat menunjukkan adanya masalah yang berkaitan dengan pembakaran atau sistem pengapian.

Dengan melakukan tune up, teknisi dapat menyesuaikan komponen-komponen mesin untuk mengurangi atau menghilangkan getaran tersebut.

3. Performa Gas Tidak Responsif

Jika Anda merasa bahwa mobil Anda tidak merespons ketika menekan pedal gas, ini bisa menjadi tanda bahwa mesin mobil tidak beroperasi dengan maksimal.

Performa gas yang tidak responsif sering kali disebabkan oleh masalah pada sistem pembakaran, seperti busi yang aus atau injektor bahan bakar yang kotor.

Dengan melakukan tune up, teknisi dapat mengganti komponen yang aus atau membersihkan bagian-bagian yang kotor, sehingga memungkinkan mesin untuk beroperasi dengan lebih efisien.

4. Mobil Sulit Distarter

Masalah lain yang sering kali menjadi ciri mobil harus tune up adalah ketika mobil sulit distarter atau bahkan tidak mau menyala sama sekali.

Meskipun dapat disebabkan oleh berbagai masalah, seperti aki yang lemah atau starter yang rusak, namun kondisi mesin yang tidak sehat juga dapat menyebabkan masalah saat menyalakan mobil.

Segera lakukan tune up pada mobil Anda agar teknisi dapat memeriksa dan menyesuaikan sistem pengapian dan pembakaran untuk memastikan bahwa mesin Anda dapat distarter dengan lancar setiap kali Anda menghidupkannya.

Baca Juga: 5 Penyebab Klakson Mobil Tidak Bunyi, Ini Cara Mengatasinya!

Mau Tune Up Mobil? Di Dokter Mobil Aja, Pasti Beres!

Jika Anda mencari tempat yang tepat untuk melakukan tune up mobil, tak perlu ragu lagi untuk mempercayakannya kepada Dokter Mobil.

Dokter Mobil tidak hanya menawarkan layanan tune up mobil biasa, tetapi juga kami menggunakan teknologi canggih berupa mesin jet clean untuk membersihkan mesin mobil secara menyeluruh.

Mesin jet clean ini mampu membersihkan kerak karbon yang menumpuk di ruang mesin, sehingga performa mesin kembali optimal.

Dengan menggunakan mesin jet clean, Dokter Mobil dapat membersihkan komponen-komponen kritis dalam mesin, seperti injektor bahan bakar dan saluran udara, sehingga memastikan bahwa mesin Anda beroperasi dengan efisiensi maksimal.

Dengan pengalaman dan keahlian yang dimiliki oleh para teknisi kami yang terlatih, Anda dapat yakin bahwa mobil Anda akan diperlakukan dengan baik dan kembali dalam kondisi terbaik setelah melakukan tune up di Dokter Mobil.

FAQ Seputar Ciri Mobil Harus Tune Up

1. Seberapa sering mobil harus melakukan tune-up secara teratur?

Frekuensi tune-up mobil bisa bervariasi, tapi umumnya disarankan setiap 10.000 hingga 20.000 kilometer. Namun, ini bisa berbeda tergantung pada jenis mobil, usia, dan kondisi penggunaan. Selalu cek buku manual kendaraanmu untuk rekomendasi spesifik dari pabrikan.

2. Faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi frekuensi tune-up yang dibutuhkan mobil?

Beberapa faktor dapat mempengaruhi frekuensi tune-up, diantaranya:

  • Kondisi jalan: Jika kamu sering berkendara di jalan yang berdebu atau tidak rata, mobil mungkin memerlukan tune-up lebih sering.
  • Gaya mengemudi: Gaya mengemudi yang agresif atau sering membawa beban berat dapat mempercepat keausan komponen mesin.
  • Usia mobil: Mobil yang lebih tua umumnya memerlukan perawatan lebih sering daripada mobil baru.
    Kualitas bahan bakar yang digunakan.

3. Berapa biaya rata-rata untuk melakukan tune-up mobil di Dokter Mobil?

Biaya tune-up di Dokter Mobil bervariasi tergantung pada jenis mobil dan jenis layanan yang diperlukan. Untuk informasi lebih lanjut, sebaiknya kamu menghubungi langsung cabang Dokter Mobil terdekat untuk mendapatkan perkiraan biaya yang lebih akurat.

4. Apakah ada perbedaan antara tune-up untuk mobil dengan mesin bensin dan mesin diesel?

Ya, ada perbedaan. Tune-up untuk mesin bensin dan diesel melibatkan komponen yang berbeda. Mesin diesel, misalnya, memerlukan perawatan khusus pada sistem injeksi bahan bakar dan filter solar.

Sementara mesin bensin lebih fokus pada sistem pengapian dan busi. Secara umum, mesin diesel lebih kompleks dan mungkin memerlukan biaya perawatan yang lebih tinggi.

5. Selain 4 ciri yang disebutkan, adakah ciri-ciri lain yang mengindikasikan mobil perlu tune-up?

Tentu, ada beberapa ciri lain yang bisa mengindikasikan mobilmu perlu tune-up:

  • Konsumsi bahan bakar meningkat.
  • Asap knalpot berwarna tidak normal.
  • Mesin sulit dinyalakan.
  • Performa mesin menjadi kurang optimal.
  • Adanya getaran yang tidak biasa pada mesin.

SHARE THIS POST​

Ingin Reservasi Sekarang?

Halo Domo Lovers 👋, reservasi sekarang juga untuk mendapatkan promo menarik dari kami, cs kami akan membalas secepat mungkin ❤️